You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kawasan Tanah Abang Perlu Ditata Ulang
photo Doc - Beritajakarta.id

Kawasan Tanah Abang Perlu Ditata Ulang

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Pusat, Rahmat Lubis meminta kawasan Pasar Tanah Abang, ditata ulang. Pasalnya, upaya penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini rutin dilakukan tidak membuahkan hasil nyata.

Penertiban PKL hanya merupakan langkah akhir. Kalau ingin Tanah Abang bebas PKL harus dilakukan penataan ulang

"Penertiban PKL hanya merupakan langkah akhir. Kalau ingin Tanah Abang bebas PKL harus dilakukan penataan ulang," kata Rahmat, Selasa (10/1).

Menurutnya, penataan dan penanganan terhadap kawasan Pasar Tanah Abang, bukan hanya menjadi tanggung jawab Satpol PP. Tetapi, perlu melibatkan Unit Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi terkait untuk melakukan penataan kembali.

Penataan PKL Tanah Abang Jadi Prioritas

"Sudin Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan, Sudin Perhubungan dan PD Pasar Jaya perlu duduk bersama melakukan perencanaan yang matang," tandasnya.

Penataan komprehensif di kawasan Pasar Tanah Abang perlu dilakukan untuk menangani kesemrawutan. Selain PKL, gangguan lalu lintas yang memicu kemacetan dan kesemerawutan di pasar grosir terbesar di Asia Tenggara harus diatasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6966 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5707 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4004 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2152 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye1973 personDessy Suciati