You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pasokan Cabai ke Jakarta Belum Stabil
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Pasokan Cabai ke Jakarta Belum Stabil

Pasokan cabai ke Jakarta hingga saat ini masih belum stabil. Rata-rata pasokan cabai hanya sebanyak 50-60 ton per hari.

Pasokan cabai yang masuk ke Jakarta masih belum normal. Pasokannya berkisar antara 50-60 ton per hari

Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan, kebutuhan cabai di Jakarta normalnya mencapai 120 ton per harinya. Dengan belum stabilnya pasokan cabai ke Jakarta ini membuat harga juga belum mengelami penurunan yang signifikan.

"Pasokan cabai yang masuk ke Jakarta masih belum normal. Pasokannya berkisar antara 50-60 ton per hari," kata Sri, saat dihubungi, Jumat (27/1).

Cabai Rawit Hijau Tembus Rp 80 Ribu per Kilogram

Berdasarkan data dari infopangan.jakarta.go.id, harga cabai rawit merah merupakan yang tertinggi yakni masih berada diangka rata-rata Rp 123 ribu per kilogram.

Harga tertinggi berada di Pasar Rawa Badak mencapai Rp 140 ribu per kilogram dan terendah di Pasar Mampang Prapatan Rp 99 ribu per kilogram.

Sementara untuk harga cabai merah kriting harga tertinggi mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Harga cabai merah besar Rp 65 ribu per kilogram dan harga cabai rawit hijau mencapai Rp 110 ribu per kilogram.

"Harga cabai juga masih tinggi, karena pasokan yang belum stabil," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1942 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye894 personDessy Suciati
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye872 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye809 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye775 personAldi Geri Lumban Tobing