You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Loksem Nyi Ageng Serang Mulai Direhab
photo Nurito - Beritajakarta.id

Loksem Nyi Ageng Serang Direnovasi

Lokasi sementara (Loksem) Nyi Ageng Serang, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, akhirnya direnovasi. Selama proses renovasi yang diperkirakan memakan waktu 20 hari, aktivitas perdagangan di loksem diliburkan.

Perbaikan dilakukan secara bertahap dan waktunya sekitar 20 hari

Pantauan di lapangan, sejumlah pekerja tengah memperbaiki sarana berjualan bagi pedagang kaki lima (PKL) kuliner ini. Bagian atap bangunan model hanggar dan lantai keramik dibongkar. Sedangkan kerangka bangunan dibersihkan dengan kain basah.

TPS Pedagang Loksem Nyi Ageng Serang Dibangung Pekan Depan

Kepala Seksi Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Sudin Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP) Jakarta Selatan Sri Agus Kuncoro mengatakan, aktivitas perdagangan diliburkan sementara karena tidak ada tempat penampungan bagi pedagang selama loksem direnovasi.

"Perbaikan dilakukan secara bertahap dan waktunya sekitar 20 hari. Karena tidak ada tempat penampungan maka aktivitas perdagangan diliburkan sementara," ujar Agus, Jumat (17/2).

Dikatakan Agus, proses renovasi sudah dilakukan sejak Rabu (15/2). Untuk tahap pertama, renovasi dilakukan terhadap dua dari tiga bangunan berbentuk hanggar yang ada di loksem tersebut. 

Agus menambahkan, tiga bangunan di Loksem Nyi Ageng Serang selama ini menampung sekitar 73 pedagang. Dua bangunan yang direnovasi menampung 33 pedagang. Setelah selesai, renovasi dilanjutkan ke gedung satunya yang menampung 40 pedagang.  

"Renovasi loksem ini dilakukan pihak ketiga lewat program corporate social responsibility (CSR)," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5857 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2364 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2112 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1707 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1616 personNurito