You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Turap dan Tebing Setinggi 15 Meter Longsor
photo Nurito - Beritajakarta.id

Turap Saluran PHB Setu di Ciganjur Longsor

Turap Saluran Penghubung (PHB) Setu di Jalan Mochamad Kahfi I, RT 10/02, Ciganjur, Jakarta Selatan,  longsor.

Material longsornya terlalu banyak

Banyaknya material tanah yang longsor membuat saluran dengan lebar sekitar tiga meter tersumbat dan meluber ke Taman Tabebuya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor di saluran ini terjadi Jumat (17/2) sekitar pukul 24.00. Panjang turap yang longsor terpantau sekitar 24 meter.

Turap Saluran PHB Jl Nias Diperbaiki

Akibat kondisi ini, air dari dalam saluran meluber ke areal Taman Tabebuya yang berada tak jauh dari saluran hingga sekitar 20 sentimeter.

Longsornya turap saluran PHB tersebut juga menyebabkan bagian belakang rumah warga bernama Yanti (53) dan warga lain yang dekat dengan saluran nyaris terbawa longsor.

Saat diminta keterangan, Lurah Ciganjur, Jumena mengaku telah mengerahkan 100 personel untuk mengevakuasi material bekas di titik saluran PHB yang longsor.

"Material longsornya terlalu banyak. Sebab tinggi turapnya saja mencapai 15 meter. Panjang turap yang longsor sekitar 24 meter," ujarnya.

Ia berharap, instasi terkait bisa segera memperbaiki turap saluran yang longsor. Sebab, bila tidak secepatnya ditindaklanjuti, dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan hingga ke rumah warga.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1782 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1362 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1030 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1028 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye941 personAnita Karyati