You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tiang PJU JLNT Ciledug-Tendean Bernuansa Betawi
photo Doc - Beritajakarta.id

Tiang PJU JLNT Ciledug-Tendean Bernuansa Betawi

Ratusan tiang penerangan jalan umum (PJU) dengan nuansa Betawi akan dipasang di jalan layang non tol (JLNT) Ciledug-Tendean.

Sebanyak 462 tiang PJU akan berhiaskan ornamen gigi balang

Tiang PJU ini akan dipasang pada bagian atas dan bawah JLNT sepanjang 10,3 kilometer. 



"Sebanyak 462 tiang PJU akan berhiaskan ornamen gigi balang," kata Syamsul Bakhri, Kepala Bidang Pencahayaan Kota Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Minggu (19/2).



JLNT Tendean-Ciledug akan Dipasangi 300 Lampu LED SS

Ia menambahkan, pembangunan ratusan tiang PJU JLNT Ciledug-Tendean saat ini dalam tahap lelang di Badan Pelayanan Pengadaan Barang Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta.

"Jika tidak ada hambatan, diperkirakan proses pembangunan tiang PJU bisa dilaksanakan April mendatang," ujarnya.



Pihaknya, sambung Syamsul, memprioritaskan pembangunan ratusan tiang PJU di bagian atas terlebih dahulu. Sebab, pengoperasian jalan untuk bus Transjakarta Koridor 13 tersebut akan diresmikan pada 22 Juni atau bertepatan dengan HUT DKI Jakarta ke-490. 



"Pembangunan tiang beserta lampu PJU hemat energi di atas maupun bawah JLNT Ciledug - Tendean diperkirakan rampung pada Agustus," jelasnya.

Ia menambahkan, lampu yang akan digunakan berjenis light emitting diode smart system (LED SS) sebanyak 1.526 unit.

 "344 lampu PJU berkapasitas 200 watt, 130 watt sebanyak 130 unit, lampu ceiling 120 watt sebanyak 659 unit dan lampu sorot sebanyak 393 unit," tandasnya. 




Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye944 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye844 personBudhi Firmansyah Surapati