You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pencarian Korban Hanyut di Kali Ciliwung Dilanjutkan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pencarian Korban Hanyut di Kali Ciliwung Dilanjutkan

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, melanjutkan pencarian Marcel (15), warga RT 09/15, Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, yang hanyut di Kali Ciliwung.

Kita berharap bisa segera ditemukan. Petugas kita akan bekerja semaksimal mungkin

Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, pencarian dilanjutkan sejak pagi tadi. Sebanyak sepuluh personel dan dua perahu karet dikerahkan untuk menyusuri Kali Ciliwung.

"Pencarian dimulai dari kawasan Bidara Cina hingga pintu air Manggarai. Tim sudah berulang kali bolak-balik, tapi korban masih belum ditemukan," jelas Gatot, Kamis (23/2).

Petugas Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Kali Ciliwung

Menurutnya, pencarian hari ini akan dilakukan hingga pukul 17.00. Selanjutnya, bila belum ditemukan, pencarian akan dilanjutkan besok.

"Kita berharap bisa segera ditemukan. Petugas kita akan bekerja semaksimal mungkin," tandasnya.

Sekadar diketahui, dari informasi yang himpun beritajakarta.com, saat kejadian korban mengenakan celana pramuka panjang dan kaus biru. Marcel terhanyut ketika sedang bermain bersama temannya di tepian Kali Ciliwung saat cuaca hujan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11407 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1349 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1295 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1284 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye995 personBudhi Firmansyah Surapati