You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
7 Ton Sampah Kiriman Diangkut Dari Kepulauan Seribu
photo Suparni - Beritajakarta.id

7 Ton Sampah Diangkut dari Kepulauan Seribu

Sebanyak tujuh ton sampah yang masuk dari 13 muara sungai ke perairan Kepulauan Seribu, berhasil diangkut Suku Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Seribu. 

22 unit angkutan sampah Kepulauan Seribu kita kerahkan. 

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Yusen Hardiman mengatakan, sampah ini merupakan imbas dari banjir yang melanda beberapa wilayah di Jakarta dan kota penyangga. 

Sampah Kiriman di Pulau Tidung Diangkut

Untuk mengangkut sampah tersebut, lanjut Yusen, pihaknya mengerahkan seluruh unit kapal catamaran, KM Bersih, germor dan puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). 

"22 unit angkutan sampah Kepulauan Seribu kita kerahkan. Hasilnya tujuh ton sampah per hari berhasil kita kirimkan ke Kaliadem untuk diolah di Bantar Gebang," ujar Yusen, Kamis (23/2).

Lurah Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Cecep Suryadi menambahkan, sejak Rabu (22/2) kemarin, pihaknya menerjunkan petugas PPSU untuk mengangkat tiga ton sampah di Dermaga Jembatan Cinta, Dermaga Dishub dan Dermaga Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.  

"Hari ini kita bersihkan Pulau Payung, Tidung Kecil dan Tidung Barat. Kita bersihkan secara bertahap karena keterbatasan personil," terangnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6776 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5667 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2935 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2111 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1879 personAnita Karyati