You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Dua Pintu Air Siaga 3
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Pintu Air Karet dan Krukut Hulu Siaga 3

Hujan deras yang mengguyur Ibukota menyebabkan debit air di dua pintu air meningkat. Keduanya yakni Pintu Air Karet dan Krukut Hulu hingga pukul 22.00 berstatus siaga 3.

Ada dua pintu air yang saat ini siaga 3. Masing-masing pintu air Karet dan Krukut Hulu

Kepala Satuan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Husen Murad mengatakan, ketinggian debit air di Pintu Air Karet mencapai 490 sentimeter. Sementara di pintu air Krukut Hulu, debit air setinggi 100 sentimeter.

"Ada dua pintu air yang saat ini siaga 3. Masing-masing pintu air Karet dan Krukut Hulu," katanya saat dihubungi, Sabtu (25/2) malam.

Wagub Tinjau Pintu Air Karet

Ia mengatakan, di pintu air Karet, wilayah yang berpotensi terdampak di antaranya Bendungan Hilir, Karet Tengsin dan Pejompongan. Di luar pintu air tersebut tinggi muka air di pintu air lain masih berstatus aman atau siaga 4.

Misalnya di Bendung Katulampa yang masih setinggi 70 sentimeter, Depok 190 sentimeter, Manggarai 680 sentimeter dan Pesanggrahan 115 sentimeter.

Kemudian pintu air Angke Hulu setinggi 140 sentimeter, Waduk Pluit 175 sentimeter, Pasar Ikan 155 sentimeter, Cipinang Hulu 140 sentimeter, Sunter Hulu 125 sentimeter dan Pulogadung 360 sentimeter.

"Petugas siaga di beberapa titik untuk mengantisipasi adanya luapan air dari sungai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11340 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1286 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1279 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye991 personBudhi Firmansyah Surapati