You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kasus DBD di Cilangkap Nihil
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sekko Jaktim Pimpin PSN di Cilangkap

Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Timur, Jayadi memimpin kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di RT 01/05, Jl Assyafi'iyah, Kelurahan Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur.

Warga harus pro aktif mengecek lingkungannya masing-masing dan menggiatkan program menguras, menutup dan mengubur (3M)

Pantauan beritajakarta.com, bersama kader juru pemantau jentik (jumantik) setempat, dilakukan pemeriksaan lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti.

Jayadi mengatakan, pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) jangan hanya dibebankan kepada kader jumantik. Sebab, di satu RT hanya terdapat dua jumantik yang harus memeriksa 80-200 rumah.

Giat PSN Digelar di Rusun Marunda

"Warga harus pro aktif mengecek lingkungannya masing-masing dan menggiatkan program menguras, menutup dan mengubur (3M)," ujar Jayadi, Jumat (10/3).

Sementara, Kepala Puskesmas Kecamatan Cipayung, Sunersih Handayani menyampaikan, sejak periode Januari hingga saat ini, terdapat satu kasus DBD di wilayah Cilangkap. Sementara, dalam periode yang sama se-Kecamatan Cipayung ada 23 warga yang terserang DBD.

"Masyarakat harus mewaspadai dan rutin memeriksa tempat-tempat dengan genangan air," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1341 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1184 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye978 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye948 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye776 personFakhrizal Fakhri
close