You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
TPS 18 Palmerah di Hiasi Ornamen Rumah Adat Betawi
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

TPS 18 Palmerah Dihiasi Ornamen Betawi

Ada yang berbeda di tempat pemungutan suara (TPS) 18 di Gang Amal V RT 04/04, Palmerah, Jakarta Barat hari ini.  Dekorasi dengan ornamen Betawi menghiasi TPS.

Dekorasi dengan adat Betawi ini juga untuk mengenalkan serta sekaligus melestarikan budaya Betawi

Ketua KPPS TPS 18 Palmerah, Syaiful Anwar mengatakan, penghiasan TPS dengan dekorasi adat Betawi ini merupakan inisiatif para pemuda di wilayah. Sehingga dibuat ornamen rumah Betawi, serta di depan pintu dijaga palang pintu.

"Dekorasi dengan adat Betawi ini juga untuk mengenalkan serta sekaligus melestarikan budaya Betawi," kata Syaiful, Rabu (19/4).

Musik Keroncong Meriahkan TPS di Taman Suropati

Ia menambahkan, proses pembuatan ornamen rumah Betawi ini diperlukan waktu seminggu. Pembuatan sendiri dilakukan secara bergotong royong para pemuda yang berada di lingkungan sekitar. "Untuk jumlah DPT di sini ada 609 pemilih," ujarnya.

Sementara itu, M Sofian (32) salah satu warga menyambut baik pembuatan dekorasi TPS menggunakan adat Betawi. Karena ini merupakan salah satu cara memperkenalkan dan melestarikan adat Betawi.

"Bagus juga kalo TPS dihias kaya gini, jadi seperti tidak sedang berada di TPS," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11419 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1349 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1296 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1284 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye995 personBudhi Firmansyah Surapati