You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pohon Bambu di Jalan At Taqwa Kembangan di Toping
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Puluhan Pohon Bambu di Jl At Taqwa Kembangan Dipangkas

Puluhan pohon bambu di Jalan At Taqwa RT 03/02, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat dipangkas petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Pemangkasan dilakukan lantaran pohon telah rimbun dan menimbulkan banyak sampah daun kering.

Ada sekitar 20 kelompok pohon bambu yang ditoping sepanjang 300 meter. Kalau dihitung yang bisa lebih dari 50 batang

Lurah Kembangan Utara, Edy Sukarya mengatakan, pemangkasan pohon jenis bambu ini menindaklanjuti permintaan masyarakat. Sebab daun yang rimbun dengan batang cukup tingi menghalangi pencahayaan dari lampur penerangan jalan umum (PJU).

"Ada sekitar 20 kelompok pohon bambu yang ditoping sepanjang 300 meter. Kalau dihitung bisa lebih dari 50 batang," ujar Edy, Jumat (5/5).

17 Pohon Angsana di Jl Kramat Raya Ditoping

Selain itu, pihaknya juga memangkas dahan pohon yang tumbang dan menimpa kabel listrik di Jalan Raya Kembangan di RW 03. Karena dikhawatirkan membahayakan para pengguna jalan.

"Kami juga mengevakuasi dahan pohon yang tumbang, karena membahayakan warga yang melintas," tandasnya.

Untuk melakukan pemangkasan dikerahkan 10 petugas PPSU yang dilengkapi dengan alat potong manual. Satu unit mobil bak juga difungsikan untuk mengangkut sampah bambu tersebut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye24384 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1840 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1181 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1124 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye915 personFakhrizal Fakhri