You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pansus Legislatif Tiga Kabupaten/Kota Gelar Kunker ke DPRD DKI
photo Folmer - Beritajakarta.id

Pansus Legislatif Tiga Daerah Kunker ke DPRD DKI

Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak, Kota Bandar Lampung dan Yogyakarta, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Selasa (16/5).

Kami ingin mendapat masukan lebih mendalam, bagaimana legislatif memberikan tanggapan atau masukan atas LKPJ

Kunjungan puluhan anggota dewan dari tiga daerah ini ingin mendapat masukan dari DPRD DKI Jakarta, terkait hal yang sedang mereka bahas di daerah masing-masing.

"Kami ingin mendapat masukan lebih mendalam, bagaimana legislatif memberikan tanggapan atau masukan atas LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Bupati Siak tahun 2016," ujar Sujarwo, Sekretaris Pansus DPRD Kabupaten Siak.

Legislatif dari Dua Daerah Kunker ke DPRD DKI

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, A Nawawi menjelaskan, pihaknya telah merampungkan hasil rekomendasi atas LKPJ Gubernur DKI tahun 2016.

"Rekomendasi berisi masukan atau tanggapan kepada eksekutif dari hasil reses wakil rakyat terkait apa saja program pembangunan yang sudah dan belum dilaksanakan. Selanjutnya, bahan rekomendasi dewan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh eksekutif," jelasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6815 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5672 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3122 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2120 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1888 personAnita Karyati