You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kasus DBD Jaksel Menurun
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Kuartal Pertama 2017, Kasus DBD di Jaksel Menurun Signifikan

Angka kasus demam berdarah Dengue (DBD) di Jakarta Selatan alami penurunan di kuartal pertama tahun 2017 dibandingkan tahun lalu. Menduduki urutan ke tiga kasus DBD di DKI Jakarta.

Saya harap kasus DBD ini semakin berkurang

Berdasarkan catatan dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, angka kasus DBD sejak Januari hingga April 2017 hanya 333 kasus. Jumlah tersebut menurun signifikan dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama sebanyak 2.264 kasus.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Henny Fahrudin mengatakan, penurunan tersebut dikarenakan adanya program pemberantasan sarang nyamuk (PSN), grebek jumantik dan jumantik keliling yang rutin diadakan dua kali seminggu di tingkat kelurahan.

Peningkatan Intensitas PSN Tekan Kasus DBD di Kebayoran Lama

"Sangat berpengaruh menekan penyebaran jentik nyamuk. Taman pemakaman juga tidak luput dari jangkauan kami, karena banyak vas bunga yang terdapat air," kata Henny, Senin (22/5).

Menurut Henny, saat ini Jakarta Selatan berada diurutan ketiga jumlah kasus DBD di DKI Jakarta.

"Saya harap kasus DBD ini semakin berkurang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29756 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye12002 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1897 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1590 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. UPS Badan Air Cilincing Buat Perahu Unik dari Sampah Anorganik

    access_time11-10-2026 remove_red_eye1233 personAnita Karyati