You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lalu Lintas FO Kampung Melayu Diberlakukan Buka Tutup
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Sistem Buka Tutup Diberlakukan di Flyover Kampung Melayu

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama Kepolisian memberlakukan buka tutup arus lalu lintas di Flyover Kampung Melayu. Ini dilakukan jika kepadatan lalu lintas terjadi di Jl Abdullah Syafei ataupun Jl Basuki Rahmat.

Jadi kita lihat situasinya, kalau terjadi stagnasi kita buka. Begitu agak lancar kita tutup lagi

Kepala Seksi Pengedalian Operasional Suku Dinas  Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur, Slamet Dahlan mengatakan, kemacetan parah terjadi di Jl Abdullah Syafei dan Jl Basuki Rahmat, saat penutupan total dilakukan pada Kamis (25/5) pagi. Karena itu, kata Slamet, sejak sekitar pukul 14.00 , sebagian kendaraan kembali diperkenankan melintas.

"Jadi kita lihat situasinya, kalau terjadi stagnasi kita buka. Begitu agak lancar kita tutup lagi," katanya.

Jalur Flyover Kampung Melayu Ditutup

Dikatakan Slamet, pembukaan dan penutupan dilakukan sesuai pertimbangan pihak kepolisian. Sebab, bila dibuka total dikhawatirkan warga akan berhenti di atas flyover, sehngga dikhawatirkan mengganggu proses penyelidikan yang dilakukan pihak Kepolisian di Terminal Kampung Melayu yang terletak tepat di bawahnya.

"Untuk pembukaan seluruhnya kita masih menunggu dari Kepolisian. Untuk mengantisipasi warga berkerumun di atas flyover juga sudah ditempatkan petugas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati