You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PBKL Distribusikan 48 Ribu Benih Bawal Bintang
photo Doc - Beritajakarta.id

Dinas KPKP Distribusikan 48 Ribu Benih Ikan Bawal Bintang

Sebanyak 48 ribu benih ikan Bawal Bintang didistribusikan Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta kepada delapan kelompok pembudidaya ikan jaring apung (Pokdakan KJA)  di Kepulauan Seribu. 

Masing-masing kelompok mendapat enam ribu benih ikan dan 900 kilogram pakanannya

Kepala PBKL Dinas KPKP DKI Jakarta, Una Rusmana mengatakan, selain benih ikan pihaknya juga menyalurkan 7,2 ton pakan ikan kepada delapan pokdakan KJA tersebut. 

5.000 Benih Ikan Disalurkan ke Pembudidaya Keramba Jaring Apung

Delapan Pokdakan KJA itu adalah Tidung Mandiri, Mina Taruna Mandiri, Cantik, Pelangi, Westpak48, Mandiri, Samudera Kerapau dan Pari Indah. Pokdakan KJA itu tersebar di Pulau Tidung, Kelapa, Panggang dan Pari.

"Masing-masing kelompok mendapat enam ribu benih ikan dan 900 kilogram pakannya," ujar Una, Rabu (7/6). 

Diungkapkan Una, distribusi benih ikan yang dilakukan selama tiga hari ini merupakan kerjasama antara pihaknya dengan Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut (BBPBL) Provinsi Lampung serta Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI.

"Bawal Bintang tergolong ikan yang waktu pembesarannya relatif cepat. Sehingga perputaran ekonomi Pokdakan juga akan cepat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6152 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati