You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Produk Pangan Enam Pasar Tradisional di Jaktim Diperiksa
photo Nurito - Beritajakarta.id

Produk Pangan Enam Pasar Tradisional di Jaktim Diperiksa

Pemantauan produk pangan dilakukan oleh petugas gabungan di enam pasar yang ada di Jakarta Timur, Jumat (9/6). Upaya ini dilakukan guna mencegah beredarnya produk pangan yang mengandung zat kimia bebahaya.

Pemeriksaan produk pangan ini rutin dilakukan untuk mencegah beredarnya produk pangan mengandung zat kimia berbahaya. Hari ini ada enam pasar tradisional yang kita sidak

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Agung Priambodo mengatakan, pasar yang dilakukan pemantauan yakni Pasar Kramat Jati, Cibubur, Cijantung, Jambul, Makasar dan Ciracas.

Masing-masing pasar, diambil 63 sampel produk pangan dari pertanian, perikanan dan peternakan. Seluruh sampel ini langsung diperiksa di empat mobil laboratorium keliling yang disiagakan di Pasar Kramat Jati.

11 Titik Program Pangan Murah di Jaksel Segera Dilaksanakan

"Pemeriksaan produk pangan ini rutin dilakukan untuk mencegah beredarnya produk pangan mengandung zat kimia berbahaya. Hari ini ada enam pasar tradisional yang kita sidak," kata Agung.

Selain dari Sudin KPKP, ada 75 petugas gabungan dari Sudin Kesehatan, Sudin Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan, Badan Pengawas Obat dan Makanan DKI serta unsur terkait lainnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6753 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5665 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2876 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2111 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1878 personAnita Karyati