You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Sekda Optimis Pendatang Baru ke Jakarta Berkurang
photo Doc - Beritajakarta.id

Sekda Optimistis Pendatang Baru ke Jakarta Berkurang

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah optimistis jumlah pendatang baru yang datang ke Ibukota usai lebaran nanti berkurang jika dibandingkan tahun lalu.

Saya rasa masih batas normal. Karena pembangunan di Indonesia ini diarahkan ke semua sisi dari Indonesia Timur, Tengah hingga Barat

Terlebih, pembangunan yang dilakukan pemerintah pusat telah merata ke seluruh wilayah Indonesia.

"Saya rasa masih batas normal. Karena pembangunan di Indonesia ini diarahkan ke semua sisi dari Indonesia Timur, Tengah hingga Barat," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/6).

36 Warga Pendatang Terjaring Binduk di Cempaka Putih

Dikatakan Saefullah, saat ini sentra industri juga sudah bergeser ke daerah sekitar Ibukota seperti Karawang, Cikampek, dan lainnya. Hal tersebut menjadi magnet bagi pendatang baru untuk mencari pekerjaan tidak hanya di Jakarta.

Meski demikian, Saefullah mengaku tidak melarang pendatang baru datang ke Jakarta. Namun dengan catatan memiliki keterampilan dan tempat tinggal sehingga tidak menjadi pengangguran di Ibukota.

"Kalau mau jadi penduduk di Jakarta juga prosedurnya harus benar. Harus ada surat mutasi dari daerah asalnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1185 personFolmer
  2. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1178 personAnita Karyati
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1100 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye924 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye901 personAnita Karyati