You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dewan Minta Kapal dan Pelabuhan Khusus Pariwisata Direalisasikan
photo Doc - Beritajakarta.id

Dermaga Bahtera Jaya Layak Jadi Pelabuhan Pariwisata

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menilai, Dermaga Bahtera Jaya Ancol layak untuk dijadikan pelabuhan khusus bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Pulau Seribu.

Dari hasil peninjauan dewan, Dermaga Bahtera Jaya layak untuk dijadikan pelabuhan pariwisata

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Syarifuddin mengatakan, keberadaan kapal dan pelabuhan pariwisata perlu segera direalisasikan untuk mewujudkan Kabupaten Kepulauan SerIbu sebagai destinasi wisata bahari.

"Dari hasil peninjauan dewan, Dermaga Bahtera Jaya layak untuk dijadikan pelabuhan pariwisata," ujarnya, Jumat (23/6).

Dewan Minta Pengawasan Kapal Penyeberangan Diperketat

Dia menambahkan, Pemprov DKI bisa melakukan pembenahan prasarana dan sarana penunjang Dermaga Bahtera Jaya agar wisatawan nyaman dan aman.

"Dermaga Marina Ancol milik swasta sehingga pemda tidak bisa mengambil alih pengelolaan," katanya.

Anggota Komisi B DPRD lainnya, Capt Subandi menambahkan, selain pengadaan kapal dan pelabuhan khusus pariwisata, dermaga pulau permukiman di Kabupaten Kepulauan Seribu juga perlu dibenahi.

"Kolam labuh di dermaga pulau permukiman diperdalam dan diperlebar agar banyak kapal yang mengangkut wisatawan bersandar," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye13029 personDessy Suciati
  2. Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

    access_time14-08-2026 remove_red_eye5771 personNurito
  3. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1708 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1624 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1569 personFakhrizal Fakhri