You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Bus Tingkat Wisata Transjakarta Diminati Warga
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Bus Tingkat Wisata Diminati

Bus tingkat wisata gratis Jakarta City Tour ramai peminat saat momen libur Lebaran kali ini.

Jumlah penumpang hari ini diprediksi bisa mencapai 14.700 orang

Pantauan Beritajakarta di halte eks IRTI Monas, dua jalur antrean tidak pernah sepi dari calon penumpang. Selain sekadar berkeliling, warga memanfaatkan bus ini untuk menuju ke sejumlah destinasi wisata.

Nazir (24), salah seorang pemandu bus tingkat wisata menuturkan, untuk memudahkan penghitungan jumlah penumpang diberlakukan sistem tiket.

Bus Jakarta City Tour Diminati Wisatawan

"Kemarin, satu bus bisa melayani hingga 1.000 penumpang. Jumlah penumpang hari ini diprediksi bisa mencapai 14.700 orang," kata Nazir, Selasa (27/6).

Dijelaskannya, armada yang dioperasikan berjumlah 21 bus yang melayani tiga rute berbeda yakni, RTH Kalijodo, Kawasan Kota Tua dan Bundaran HI.

"Kalau memang dibutuhkan bisa dikerahkan bus tambahan untuk mengakomodir tingginya animo warga," katanya.

Sementara, Vina (36), warga Kebayoran Lama, mengatakan, dirinya bersama keluarga ingin berwisata ke Kota Tua dengan memanfaatkan bus tingkat wisata sebagai sarana transportasi.

"Mumpung libur panjang kita jalan-jalan. Bus ini sangat nyaman, apalagi gratis," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11231 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1341 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1275 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1274 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye987 personBudhi Firmansyah Surapati