You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Gabungan - Bus Angkut Pemudik Disiagakan di Terminal Kalideres
photo Folmer - Beritajakarta.id

Petugas Gabungan Pantau Arus Balik Selama 24 Jam

Puluhan petugas gabungan dari unsur keamanan dan tenaga medis, disiagakan selama 24 jam untuk memantau arus balik di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. 

Sebanyak 50 personil TNI dan polri berpakaian dinas maupun preman setiap hari dikerahkan untuk mengantisipasi tindak kejahatan,

Revi Zulkarnaen, Kepala Satuan Pelaksana Terminal Kalideres mengatakan, personil aparat keamanan diperbanyak pada malam hingga dinihari saat bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang membawa warga kembali ke Ibukota masuk ke terminal. 

Terminal Kalideres Masih Ramai Pemudik

"Sebanyak 50 personil TNI dan polri berpakaian dinas maupun preman setiap hari dikerahkan untuk mengantisipasi tindak kejahatan," kata Revi, Kamis (29/6).

Ditambahkan Revi, pihaknya juga menyiagakan tim medis dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Posko terpadu Lebaran 2017.

"Pemudik yang mengalami sakit saat di perjalanan bisa mendatangi posko untuk memeriksakan kesehatan," tuturnya.

Untuk memudahkan pemudik yang tiba pada malam hari,  lanjut Revi, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah operator bus dan angkutan perkotaan. 

"PT  Tansjakarta juga mengoperasikan sejumlah bus Andini (angkutan dinihari) untuk mengangkut pemudik setiba di Terminal Kalideres," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1400 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1278 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati