You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pasar Perkulakan Akan Dibangun Diatas Lahan Pemkab
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pasar Perkulakan akan Dibangun di Lahan Pemkab

Lahan kosong seluas 400 meter persegi milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu yang berada di belakang Puskesmas Kelurahan Pulau Untung Jawa akan dipinjam pakai-kan sebagai lokasi pembangunan Pasar Perkulakan PD Pasar Jaya.

Lahan kosong akan kita gunakan untuk bangunan pasar perkulakan

"Lahan kosong akan kita alokasikan untuk bangunan pasar perkulakan. Itu yang lebih urgent untuk memenuhi permintaan masyarakat," ujar Ismer Harahap, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Selasa (4/7).

Ismer mengatakan, sebelumnya Pasar Perkulakan akan dibangun di bangunan bekas Pujasera milik Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta di pulau setempat.

Penghapusan Aset Pujasera di Pulau Untung Jawa Didukung Dewan

"Tapi rencana itu batal dilakukan karena belum juga dilakukan penghapusan aset," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Kepulauan Seribu, Andi Muchdar membenarkan adanya rencana penggunaan lahan pemkab sebagai pasar perkulakan PD Pasar Jaya.

"Nantinya pasar itu melayani pedagang kelontong di Kepulauan Seribu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye1270 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

    access_time19-06-2026 remove_red_eye880 personDessy Suciati
  3. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye838 personNurito
  4. Siswi SMA Meninggal Akibat Kabel, Pemprov DKI Bantu Pemakaman dan Beri Santunan

    access_time19-06-2026 remove_red_eye831 personDessy Suciati
  5. HUT Jakarta, PAM JAYA-TP PKK Gratiskan Khitan 2.000 Anak

    access_time19-06-2026 remove_red_eye794 personAldi Geri Lumban Tobing