You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jasad Bocah yang Hanyut di Ciliwung Berhasil Ditemukan
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

Jasad Bocah yang Hanyut di Ciliwung Berhasil Ditemukan

Tim dari Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Selasa (1/8) pagi, berhasil menemukan jasad Revan Ardiansyah (7), bocah yang hanyut di sungai Ciliwung, Pejaten Timur, Senin (31/7) kemarin.

Ditemukannya sekitar pukul 07.00. Kecemplungnya kemarin, anak umur 7 tahun atas nama Revan

Kepala Seksi sektor IX Pasar Minggu Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Mochamad Arief mengatakan, jasad korban ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian di sekitar Jalan Masjid Al Makmur RT 003/08, Pejaten Timur, Pasar Minggu.

"Ditemukannya sekitar pukul 07.00. Terceburnya kemarin, anak umur 7 tahun atas nama Revan," ujarnya.

Petugas Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Kali Ciliwung

Dijelaskan Arief, pencarian menggunakan empat perahu karet dengan metode blender. Tiga perahu digunakan untuk mencari di dalam sungai, satu perahu melakukan penelusuran di permukaan.

"Pencarian dari lokasi kejadian sampai Kalibata dengan metode di blender. Kita aduk kalinya dengan menggunakan tiga perahu karet. Satu perahu karet melakukan penelusuran," bebernya.

Sekadar diketahui, korban terjatuh saat sedang bermain ayunan di pinggir sungai bersama lima rekannya, Senin (31/7). Tim penyelamt sempat melakukan pencarian mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB, namun belum membuahkan hasil.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11260 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1343 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1280 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1276 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye989 personBudhi Firmansyah Surapati