You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengelolaan Keuangan DKI Masuk Tiga Besar INAGARA Award
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pengelolaan Keuangan DKI Masuk Tiga Besar INAGARA Award

Mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, masuk sebagai nominator tiga besar peraih penghargaan inovasi administrasi negara (INAGARA award) yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN). 

Kita berharap seluruh institusi pemerintah bisa mengelola keuangan secara lebih efektif transparan dan akuntabel

Kepala Bidang Akutansi, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Syaifuloh Hidayat mengatakan, Heru Budi Hartono masuk nominator karena dinilai berhasil mendorong penerapan inovasi pengelolaan keuangan sistem transaksi non tunai.

170 Kabupaten-Kota Belajar Sistem Keuangan Non Tunai DKI

"Pak Heru dinilai berhasil memimpin BPKD mengimplemintasikan inovasi transaksi non tunai di DKI," ujarnya, Kamis (3/8).

Karena dinilai berhasil, sejumlah daerah juga sudah mengikuti program magang yang diselenggarakan Kemendagri dan difasilitiasi BPKD DKI Jakarta. Rencananya sebanyak 150 BPKD daerah lain mengikuti magang yang digelar bertahap selama 2017.

"Termasuk menerima studi inovasi. Kita berharap seluruh institusi pemerintah bisa mengelola keuangan secara lebih efektif transparan dan akuntabel," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye15994 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11323 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6778 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3647 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1716 personFolmer