You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin Gulkarmat Bentuk SKKL di RW 05 Koja
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sistem Keselamatan Kebakaran Lingkungan Dibentuk di Koja

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara membentuk Sistem Keselamatan Kebakaran Lingkungan (SKKL) di RW 05 Kelurahan Koja, Jakarta Utara, Selasa (8/8).

Ancaman kebakaran tentu harus diantisipasi sedini mungkin agar tidak pernah terjadi

"SKKL kita bentuk di RW 05 Koja karena ini daerah padat penduduk. Ancaman kebakaran tentu harus diantisipasi sedini mungkin agar tidak pernah terjadi," ujar Satriadi Gunawan, Kepala Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara.

Dikatakan Satriadi, ada 40 orang yang masuk dalam tim SKKL RW 05 Kelurahan Koja ini. Mereka berasal dari unsur pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, kader PKK, Jumantik dan unsur terkait lainnya.

Warga Cipinang Melayu Dilatih Tangani Kebakaran

"Sebelumnya mereka telah mengikuti sosialisasi dan edukasi tentang penanggulangan kebakaran. Apa penyebab dan cara pemadaman dengan alat pemadam ringan," katanya.

Sementara itu, Ketua RW 05 Koja, Roni mengaku senang pembentukan SKKL di wilayahnya tersebut. Sebab selain mengedukasi warga, SKKL bisa mencegah bencana kebakaran yang rawan terjadi permukiman warganya.

"Mudah-mudahan ini membawa manfaat besar bagi lingkungan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1173 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1083 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1031 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye913 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye883 personAnita Karyati