You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perumnas-KAI Bangun Rusun Berkonsep TOD di Stasiun Tanjung Barat
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Djarot Apresiasi Pembangunan Rusun Berkonsep TOD di Tanjung Barat

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat menyambut baik dibangunnya rumah susun (rusun) dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Tanjung Barat.

Saya menyambut gembira karena akan mendorong warga beralih ke transportasi massal terutama kereta api

Rusun yang dibangun atas kerjasama Perum Perumnas bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) tersebut diharapkan dapat mendorong pengendara beralih ke angkutan umum.

"Saya menyambut gembira karena akan mendorong warga beralih ke transportasi massal, terutama kereta api," ujarnya di acara groundbreaking Rusun Berkonsep TOD di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Selasa (15/8).

10 Ribu Warga Rusun Sudah Terdata Absensi Elektronik

Di tempat yang sama, Direktur Utama Perum Perumnas, Bambang Triwibowo menyampaikan, konsep TOD ini secara bertahap juga akan dibangun di beberapa stasiun lainnya.

"TOD ini atas kerjasama Perumnas dan KAI," tuturnya.

Ia mengungkapkan, rusun ini rencananya dibangun tiga tower atau 1.232 unit di atas Stasiun Tanjung Barat yang menempati lahan seluas 15.244 meter persegi. Setiap tower nantinya dibangun sebanyak 29 lantai dengan nilai investasi sekitar Rp 705 miliar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3447 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2335 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye930 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye916 personFakhrizal Fakhri