You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bappeda lakukan Monitoring di BPBD DKI Jakarta
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Bappeda Monitoring Alat Kerja BPBD DKI Jakarta

Tim Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI lakukan monitoring di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

Kita bicarakan hal ini kepada pimpinan, apakah akan dimasukan dalam rencana anggaran tahun depan atau bagaimana. Karena kalau memakai sistem satelit akan memakan biaya yang besar, yaitu Rp 15 miliar sekali pakai

Dalam kegiatan ini, tim melakukan pemantauan ke ruang pusat data dan informasi (Pusdatin) dan sistem kerjanya. Lalu alat-alat penunjang kinerja yang dimiliki BPBD DKI, seperti automatic wheater station (AWS) juga diperiksa.

BPBD Gelar Simulasi Penanganan Bencana Kepada Siswa SLB

"Kita perlu meninjau AWS karena fungsinya sebagai pengukur panas, curah hujan dan arah angin dengan radius maksimal satu kilometer. Ini sangat penting dalam pelaporan cuaca di Jakarta," ujar Dany Sumirat Kurniawan, Kepala Sub Bidang Tata Praja Bidang Pemerintahan Bappeda DKI Jakarta, Jumat (18/8).

Menurut Dany, jumlah AWS yang ada sekarang sangat minim. Sehingga tidak dapat mengakomodir secara keseluruhan wilayah DKI Jakarta.

"Kita bicarakan hal ini kepada pimpinan, apakah akan dimasukan dalam rencana anggaran tahun depan atau bagaimana. Karena kalau memakai sistem satelit akan memakan biaya yang besar, yaitu Rp 15 miliar sekali pakai," tandasnya.

Sedangkan untuk alat lain, Dany mengaku masih akan melakukan pemeriksaan. Sehingga bisa diambil kebijakan untuk tahun depan.

"Seperti disaster warning system (DWS) untuk peringatan seperti banjir dan gempa, dan automatic water level recorder (AWLR) untuk sensor tinggi muka air ini, juga tidak akan luput dari pembahasan selanjutnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6801 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6202 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1419 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1358 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1267 personAldi Geri Lumban Tobing