You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
725 Pengurus Masjid Dibekali Bimtek Pemotongan Hewan Kurban
photo Doc - Beritajakarta.id

725 Pengurus Masjid Dibekali Bimtek Pemotongan Hewan Kurban

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta memberikan bimbingan teknis (bimtek) mengenai tata cara pemotongan hewan kurban kepada 725 pengurus masjid di lima wilayah kota dan kabupaten.

Bimbingan teknis tata cara pemotongan hewan telah diberikan kepada 725 panitia pelaksana dan pengurus masjid

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, bimtek dilakukan agar pengurus masjid mengetahui tata cara pemotongan hewan yang baik dan benar. Termasuk menjaga kebersihan saat melakukan pemotongan hewan kurban.

"Bimbingan teknis tata cara pemotongan hewan telah diberikan kepada 725 panitia pelaksana dan pengurus masjid," ujarnya, Senin (28/8).

Kesehatan 10.998 Hewan Kurban di Jakbar Sudah Diperiksa

Ia menyebutkan, dari 725 pengurus masjid, 95 orang di antaranya berasal dari Kepulauan Seribu. Sementara 631 orang sisanya berasal dari lima wilayah kota Jakarta.

"Mereka semua adalah pengurus masjid yang tersebar di lima wilayah kota dan Kepulauan Seribu," katanya.

Darjamuni juga mengungkapkan, sejak 25 Agustus hingga kini, pihaknya sedikitnya telah memeriksa 52.521 ekor hewan kurban dari 736 tempat penampungan. Jumlah itu terdiri dari 18.264 ekor sapi, 719 ekor kerbau, 31.158 ekor kambing, dan 2.380 ekor domba.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2058 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1035 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye932 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye929 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye822 personNurito