You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penataan Utilitas di Jakarta Diintegrasikan dengan Sistem Ducting
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Penataan Utilitas di Jakarta Diintegrasikan dengan Sistem Ducting

Penataan utilitas di Ibukota bakal diintegrasikan dengan sistem ducting, sehingga bisa bersinergi dengan proyek pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemprov DKI.

Kita sudah sepakati dan mungkin ada beberapa wilayah yang dijadikan pilot projek

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, sinergitas ini sudah disepakati pemprov dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Telkom. Sehingga, nantinya seluruh utilitas kedua instansi ini tidak menghambat pembangunan dan penataan infrastruktur.

Utilitas PLN di Pembangunan Underpass Mampang-Kuningan Akan Direlokasi

"Sudah sepakat bahwa sistem bangunan yang terkait dengan pengadaan kabel atau utillitas terintergasi dengan pembangunan. Semua masuk dalam sistem ducting. Kita sudah sepakati dan mungkin ada beberapa wilayah yang dijadikan percontohan," katanya, Senin (28/8).

Dijelaskan Djarot, selama ini pembangunan trotoar di sejumlah lokasi masih kerap terhambat tiang kabel udara milik beberapa instansi.

"Jadi, Bina Marga saat memperbesar trotoar itu tengahnya langsung untuk ducting. Baik itu untuk PLN, Telkom maupun untuk semua operator karena banyak sekali operator fiber optic," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7682 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5652 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1628 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1444 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1324 personFakhrizal Fakhri