You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Petani Rumput Laut Ingin Ada Pengepul di Pulau Tidung
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Petani Rumput Laut Ingin Bantuan Jalur Distribusi

Petani rumput laut di Pulau Tidung meminta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu untuk bisa mencarikan jalur distribusi. Sehingga rumput laut hasil pertanian mereka bisa rutin dijual.

Sampai saat ini kami bingung mau jual kemana, karena di sini belum ada pengepul

"Sampai saat ini kami bingung mau jual kemana, karena di sini belum ada pengepul," kata Gading Solengkar (23), petani rumput laut Pulau Tidung, Senin (4/9).

Ia menjelaskan, selama ini para petani hanya mengharapkan pesanan dari PKK, sebagai bahan baku manisan rumput laut.  Tetapi pesanan tersebut tidak rutin, sedangkan rumput laut satu bulan sudah bisa dipanen.

Budidaya Rumput Laut di Pulau Tidung Berkembang Pesat

"Ya tetapi kan tidak rutin, padahal sebulan sekali kami bisa panen. Kalau kami panen, kemudian dikeringkan dan tidak ada yang membeli, harganya semakin menurun," ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Ismer Harahap berjanji akan melakukan pengecekan dan analisis. Sehingga ada solusi untuk para petani rumput laut.

"Saya mau cek dulu datanya. Kalau memang benar, kami akan cari pengusaha yang mau membeli, tentu dengan harga sesuai pasaran," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6702 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5652 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2628 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2094 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1864 personAnita Karyati