You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Akses Jalan di Area Taman BMW Diaspal
photo Nurito - Beritajakarta.id

Akses Jalan di Area Taman BMW Diaspal

Dinas Bina Marga DKI Jakarta melakukan pengaspalan di beberapa titik Taman Bersih Manusiawi Wibawa (BMW), Jakarta Utara. Ini sebagai akses jalan saat acara peletakan batu pertama pembangunan di taman tersebut yang akan dilakukan pada Sabtu (9/9) mendatang.

Ini untuk akses jalan menuju lokasi peletakan batu pertama pembangunan Club House

Kepala Unit Pelaksana Teknis Peralatan dan  Perbekalan (Alkal) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Warsito mengatakan, pengaspalan jalan dilakukan sebagai akses kendaraan pejabat maupun tamu undangan menuju lokasi peletakan batu pertama pembangunan Club House. Panjang jalan yang diaspal sekitar 800 meter dan lebar rata-rata enam meter.

"Kita bangun akses jalan di dalam Taman BMW menggunakan aspal bekas, karena sifatnya hanya sementara. Ini untuk akses jalan menuju lokasi peletakan batu pertama pembangunan Club House," ujar Warsito, Kamis (7/9).

Club House Segera Dibangun di Taman BMW

Menurutnya, pembuatan akses jalan dengan aspal bekas dilakukan karena lahan yang akan dilintasi masih berupa hamparan tanah. Selain banyak debu juga bisa licin saat turun hujan. Lahan juga perlu dilakukan pemadatan agar kendaraan yang melintas berjalan aman dan nyaman.

"Agar kendaraan bisa langsung ke lokasi. Ditargetkan pembuatan jalan ini rampung besok," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati