You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Minta Bulan Dana PMI Ditayangkan di JSC
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Minta Bulan Dana PMI Disosialisasikan di JSC

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta segala informasi mengenai pelaksanaan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) disosialisasikan melalui Jakarta Smart City (JSC). Ini agar masyarakat mengetahui kegiatan donasi tersebut.

Informasi tentang ini bisa dimasukkan dalam program Jakarta Smart City

"Ini misinya lebih ditujukan mengetuk hati para dermawan. Informasi tentang ini bisa dimasukkan dalam program Jakarta Smart City," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (15/9).

Palang Merah Amerika Serikat Kunjungi PMI Jakut

Ia berharap, cara seperti ini bisa meningkatkan jumlah donasi yang terkumpul. Ke depan, pengumpulan donasi bisa dilakukan dengan cara non tunai. Mengingat donasi dengan cara kupon seperti yang dijalankan saat ini rawan dengan penyelewengan.

"Bisa dilakukan dengan cara-cara yang kreatif dan menggunakan aplikasi. Yang sekarang terjadi sejak dulu itu caranya konvensional dengan menggunakan kupon," ucapnya.

Menurut Djarot, dengan menggunakan non tunai, pengawasan bulan dana PMI bisa lebih mudah. Baik pada saat pengumpulan donasi maupun saat penggunaan anggarannya.

"Jadi kalau masuk rekening gampang dipertanggungjawabkan. Berapa jumlah yang dikumpulkan, termasuk juga alokasi anggarannya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati