You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
KPAP Susun Renstra Penanggulangan HIV/Aids 2018-2022
photo Doc - Beritajakarta.id

KPAP DKI Susun Renstra Penanggulangan HIV/AIDS 2018-2022

Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta menyusun rencana strategis (renstra) penanggulangan HIV/AIDS 2018-2022.

Dalam menyusun renstra ini jangan berkerja sendiri. Tapi terpadu dan harus terintegrasi dengan institusi atau lembaga terkait serta komunitas dan relawan

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menginginkan penyusunan renstra ini melibatkan berbagai pihak. Sehingga program yang dijalankan nantinya saling terintegrasi.

"Dalam menyusun renstra ini jangan berkerja sendiri. Tapi terpadu dan harus terintegrasi dengan institusi atau lembaga terkait serta komunitas dan relawan," ujarnya saat membuka Seminar Penyusunan Renstra Penanggulangan HIV/AIDS 2018-2022 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/9).

Djarot Minta KPAP DKI Fokus Pada Pencegahan

Djarot menjelaskan, saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta juga memiliki program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH). Data-data dari program tersebut bisa digunakan sebagai acuan untuk menjalankan program yang akan dijalankan nantinya.

"Jadi menjalankan program dengan berbasis data yang ada. Bisa juga manfaatkan Posyandu dan RPTRA. Jadi semua mengarah pada target," tandas pria yang juga menjabat sebagai Ketua KPAP DKI Jakarta ini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5236 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1843 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1752 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1572 personAnita Karyati