You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPRD akan Kawal Perubahan Pasar Jaya Menjadi Perumda
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

DPRD akan Kawal Perubahan Pasar Jaya Menjadi Perumda

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta berkomitmen akan mengawal perubahan badan usaha PD Pasar Jaya menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

Saya kira teman-teman di Bapemperda ini sudah sepakat untuk mendorong perubahan Pasar Jaya melalui Raperda tentang Perumda Pasar Jaya

Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana mengatakan, pihaknya bersama jajaran eksekutif telah menyelesaikan pembahasan sembilan pasal dalam Raperda tentang Perumda Pasar Jaya.

"Saya kira teman-teman di Bapemperda ini sudah sepakat untuk mendorong perubahan Pasar Jaya melalui Raperda tentang Perumda Pasar Jaya," ujarnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (2/10).

Raperda Perumda Pasar Jaya Ditarget Rampung Pekan Ini

Pria yang akrab disapa Haji Lulung ini juga mengapresiasi draf rancangan Raperda tentang Perumda Pasar Jaya yang mencantumkan ketentuan mengembangkan anak usaha. Ketentuan tersebut diyakini akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari ekspansi bisnis melalui anak perusahaan PD Pasar Jaya.

"Karena dengan anak perusahaan ini akan bisa mengatur pengelolaan pasar-pasar yang dilakukan pihak ketiga. Untuk itu, kita apresiasi rancangan yang dibuat PD Pasar Jaya ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye24329 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1840 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1181 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1124 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye914 personFakhrizal Fakhri