You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas LH Dorong SKPD/UKPD Kurangi Volume Limbah Elektronik
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Limbah Barang Elektronik Perlu Ditangani dengan Baik

Persoalan limbah barang elektronik perlu mendapat perhatian dan penanganan yang baik. Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengurangi sampah dari barang elektronik (e-waste).

Saat ini, mulai banyak perusahaan atau komunitas yang mendukung pengentasan masalah limbah B3 ini

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji menururkan, pihaknya telah bersurat kepada SKPD dan UKPD agar barang elektronik bekas yang tidak digunakan untuk dikumpulkan.

"Kalau sudah dikumpulkan, nanti dari Dinas Lingkungan Hidup yang mengambil langsung untuk diangkut," kata Isnawa, Selasa (3/10).

Dinas Lingkungan Hidup Gandeng Swasta Kelola Limbah Elektronik

Dijelaskannya, pola ini juga berlaku bagi masyarakat umum. Jadi setelah diangkut, selanjutnya e-waste tersebut dimusnahkan.

"Silakan masyarakat bisa melakukan secara kolektif. Nanti, kita akan kerahkan truk untuk pengangkutan sampah elektronik itu," katanya.

Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup telah menjalin kerja sama dengan perusahaan pengolah limbah B3 yang mumpuni untuk pemusnahan sampah barang elektronik.

"Saat ini, mulai banyak perusahaan atau komunitas yang mendukung pengentasan masalah limbah B3 ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5235 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1843 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1752 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1572 personAnita Karyati