You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PAL Jaya Olah Limbah Tinja di IPLT Pulogebang
photo Keren Margaret Vicer - Beritajakarta.id

PAL Jaya Olah Limbah Tinja di IPLT Pulogebang

Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL) Jaya melakukan pengolahan limbah tinja di  Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.

Dalam satu hari sebanyak 900 meter kubik limbah tinja bisa diolah

Direktur Utama PD PAL Jaya, Suberkti menuturkan, setiap hari dikerahkan 75 armada pengangkut limbah tinja dari masayarakat ke IPLT Pulogebang.

"Dalam satu hari sebanyak 900 meter kubik limbah tinja bisa diolah," kata Subekti, Kamis (5/10).

PAL Jaya Gelar Pelatihan TCC Bagi Karyawan

Ia merinci, sebanyak 300 meter kubik tinja diolah secara konvensional dan 600 kubik lainnya diolah menggunakan sistem mekanikal.

"Hasil pengolahan ada dua yakni, padatan dan cair. Untuk limbah cair hasil pengolahan dialirkan kembali ke sungai, sedangkan limbah padatan akan digunakan untuk briket dan pupuk tanaman non pangan," tandasnya.

Ia menambahkan, karyawan IPLT Pulogebang mencapai 25 orang, terdiri dari petugas keamanan, Pekerja Harian Lepas (PHL), serta bagian kepegawaian.

"Kami terus berupaya mengembangkan hasil pengolahan limbah agar mampu bernilai ekonomis dan bermanfaat bagi masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6855 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3307 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2125 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1893 personAnita Karyati