You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Jakut Sweeping Imunisasi MR di Sunter Jaya
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pemkot Jakut Jemput Bola Imunisasi MR di Sunter Jaya

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara melakukan jemput bola untuk mengejar target imunisasi Measles Rubella (MR) di RW 10, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok. Data terakhir sudah 370 ribu anak yang sudah diimunisasi, dari target 420 ribu anak tahun ini.

Kami langsung mengimbau kepada warga yang memiliki anak usia sembilan bulan sampai 15 tahun untuk segera memberikan imunisasi MR

Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad mengatakan, upaya dengan cara mendatangi warga, diyakini dapat mendongkrak angka pencapaian target. Sebab pihaknya dapat langsung mendeteksi apakah anak di lingkungan tersebut sudah disuntik Rubella atau belum.

"Kami langsung mengimbau kepada warga yang memiliki anak usia sembilan bulan sampai 15 tahun untuk segera mengikuti imunisasi MR. Ini penting dilakukan untuk kekebalan tubuh anak agar tidak terkena penyakit campak," kata Murad, Jumat (6/10).

Imunisasi MR Jakpus Capai 88,88 Persen

Murad berharap, masyarakat dapat memahami betapa pentingnya imunisasi MR bagi anak-anaknya. Satu vaksin MR itu bisa mencegah dua penyakit sekaligus yaitu campak dan rubella.

"Makanya manfaatkan layanan kesehatan ini untuk perlindungan anak dari berbagai penyakit," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6902 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5680 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3543 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2132 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1896 personAnita Karyati