You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
membersihkan sampah yang tercecer di badan maupun bantaran kali.
photo Doc - Beritajakarta.id

5.150 Petugas Bersihkan Ciliwung

Sebanyak 5.150 petugas gabungan membersihkan Kali Ciliwung mulai dari markas Kopassus, Cijantung hingga Lapangan Tembak Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur, Kamis (18/9). Aksi ini dilakukan untuk memperingati HUT ke-69 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat

Sebanyak 15 unit truk milik Dinas Kebersihan DKI Jakarta dikerahkan untuk mengangkut sampah Ciliwung menuju TPST Bantar Gebang, Bekasi.

Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI Agus Sutomo mengatakan, petugas dikerahkan untuk membersihkan sampah yang tercecer di badan maupun bantaran kali. Seluruh personel TNI yang terlibat aksi bersih-bersih ini terlihat menyisir kali menggukan perahu karet.

Kali Ciliwung Akan Dipasangi Sheet Pile

"Kegiatan ini meningkatkan sinergitas antara TNI dan Pemprov DKI serta masyarakat. Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujar Agus, Kamis (18/9).

Selain 15 unit truk sampah, pihaknya juga mengerahkan 50 unit perahu karet, 50 gerobak sampah, 500 karung plastik, 1.000 cangkul dan peralatan kebersihan lainnya.

Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto meminta warga bantaran kali tetap membantu menjaga dan merawat Kali Ciliwung. "Minimal warga tidak membuang sampah sembarangan di Kali Ciliwung," katanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2064 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1039 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye938 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye934 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye852 personNurito