You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas SDA Mapping Ulang Pembebasan Lahan Normalisasi Sungai
photo Doc - Beritajakarta.id

Dinas SDA Lakukan Pemetaan Ulang Pembebasan Lahan Normalisasi Sungai

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta melakukan mapping atau pemetaan ulang pembebasan lahan yang terkena dampak normalisasi sungai mengingat anggaran yang diusulkan hanya disetujui sebagian.

Karena usulannya tidak terpenuhi semua, maka akan dilakukan mapping ulang. Kami cari prioritas di atas prioritas

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Teguh Hendarwan mengatakan, anggaran pembebasan lahan yang disetujui dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2017 hanya sebesar Rp 437 miliar. Padahal usulan yang diajukan mencapai Rp 1,2 triliun.

"Karena usulannya tidak terpenuhi semua, maka akan dilakukan mapping ulang. Kami cari prioritas di atas prioritas," ujarnya, Selasa (10/10).

Dinas SDA Siagakan 451 Pompa

Dikatakan Teguh, dari 1.000 bidang yang akan dibebaskan, diperkirakan hanya 30-40 persen saja yang bisa direalisasikan dengan anggaran tersebut.

"Bidang yang akan dibebaskan itu kecil-kecil, kepemilikannya juga banyak. Makanya kami akan cari yang paling prioritas," ucapnya.

Ia menambahkan, normalisasi sungai tahun ini difokuskan di tiga sungai, masing-masing Sungai Ciliwung, Kali Pesanggrahan, dan Kali Sunter. Pekerjaan normalisasi sendiri dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3255 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2878 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1626 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1446 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1230 personFolmer