You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 300 Undangan Akan Hadiri Nobar Pelantikan Gub/Wagub di Tanjung Priok
photo Nurito - Beritajakarta.id

300 Undangan akan Hadiri Nobar Pelantikan Gubernur-Wagub di Tanjung Priok

Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengundang 300 orang perwakilan warga untuk nonton bareng (nobar) pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Sebelum nobar, kita berikan kesempatan para tamu undangan untuk nyanyi bersama

Dua proyektor berukuran 2x2 meter dipasang di ruang pola dan ruang tunggu lantai 3. Di tempat ini juga tersedia empat speaker ukuran besar dan karpet yang diperuntukan bagi undangan.

Lurah Tanjung Priok, Makmun mengatakan, undangan sudah disebar sejak Minggu kemarin. Mereka yang diundang Nobar adalah, perwakilan pengurus RT/RW, LMK, PKK, Jumantik dan FKDM. Jumlahnya sekitar 300 orang.

Perangkat VR Pelantikan Gubernur-Wagub di Jaksel Selesai Diuji Coba

"Sebelum nobar, kita berikan kesempatan para tamu undangan untuk nyanyi bersama. Kemudian ada makanan yang disediakan. Jadi sambil nonton, warga bisa makan soto," kata Makmun.

Menurutnya, peralatan untuk nobar sudah dicek dan kondisinya siap pakai. Warga bisa nonton siaran langsung melalui dua layar proyektor. Bahkan warga juga bisa nonton menggunakan dua Virtual Reality (VR) yang disiapkan.

"Jaringan internet yang dipergunakan nobar adalah milik Diskominfotik DKI," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati