You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perbaikan JPO dan Halte Tunggu Proses Comcat
photo Doc - Beritajakarta.id

Perbaikan JPO dan Halte Tunggu Sistem Comcat Diterapkan

Dinas Bina Marga DKI Jakarta hingga kini masih menunggu sistem Competitive Catalogue (Comcat) untuk melakukan perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan halte di Ibukota..

Pebaikan JPO dan halte itu kami gunakan comcat, tapi masih tersendat. Sekarang sedang berproses di BPPBJ

Sistem lelang tersebut saat ini tengah diproses di Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yusmada Faizal mengatakan, Comcat merupakan salah satu lelang untuk perbaikan infrastruktur yang sifatnya sederhana. Di mana seluruh proses lelang dilakukan melalui sistem yang ada.

Railing Delapan JPO di Kali Kroncong Menteng Diperbaiki

"Pebaikan JPO dan halte itu kami gunakan Comcat, tapi masih tersendat. Sekarang sedang berproses di BPPBJ," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/10).

Menurut Yusmada, perawatan JPO dan halte baru dilimpahkan dari Dinas Perhubungan (Dishub) ke Dinas Bina Marga tahun ini. Berdasarkan data, jumlah JPO yang memerlukan perbaikan mencapai 87 unit, sedangkan jumlah halte ada sebanyak 580 unit.

"Jadi tahun ini baru akan dilakukan perawatan ringan terlebih dahulu. Misalnya ada yang karat, atap terbang, dan pengelasan. Untuk bangun baru kami akan lakukan tahun depan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1346 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1197 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye986 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye957 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye781 personFakhrizal Fakhri
close