You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Tim Verifikasi Kota Sehat 2017 Sambangi Jakarta Timur
photo Suparni - Beritajakarta.id

Tim Verifikasi Kota Sehat Sambangi Jakarta Timur

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana menerima kedatangan Tim Verifikasi Kota Sehat di kantornya, hari ini. Dalam lawatannya itu, tim verifikasi sempat meninjau sejumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan kawasan permukiman yang menjadi titik penilaian kota sehat.

Saya berharap kedatangan tim verifikasi ini membawa hasil baik

"Saya berharap kedatangan tim verifikasi ini membawa hasil baik," ujar Bambang, Kamis (26/10).

Bambang mengungkapkan, pada 2009 lalu, Jakarta Timur pernah meraih penghargaan Kota Sehat untuk kriteria Padapa (pemantapan), tahun 2013 dan 2015 penghargaan Wiwerda (pembinaan).

Wali Kota Jakbar Terima Tim Penilai Lomba Kota Sehat Tingkat Nasional

"Kita harap Jakarta Timur bisa meraih penghargaan kembali," katanya.

Di tempat yang sama Ketua Tim Verifikasi Kota Sehat, Deky Virandola menuturkan, Jakarta Timur telah memenuhi enam tatanan kategori kota sehat yakni, kawasan permukiman sarana dan prasarana, kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, kawasan tertib lalu lintas dan layanan transportasi, kawasan industri dan perkantoran, kehidupan sosial yang sehat serta ketahanan pangan dan gizi.

"Untuk tahap pertama, enam tatanan itu sudah memenuhi kategori dan harus bisa dipertahankan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1400 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1278 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati