You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dewan Dorong Tunjungan Operasional Kader Jumantik Ditambah
photo Doc - Beritajakarta.id

Dewan Dorong Tunjangan Operasional Kader Jumantik Dinaikan

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akan mendorong kenaikan tunjangan operasional bagi para kader juru pemantau jentik (jumantik) yang tersebar di tiap RT di Ibukota.

Mereka ini sangat berjasa dan kerjanya berat. Saya mendorong agar operasional Rp 500 ribu per bulan ditambah

"Mereka ini sangat berjasa dan kerjanya berat. Saya mendorong agar operasional Rp 500 ribu per bulan ditambah," ujar Syarif, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Selasa (31/10).

Menurut Syarif, kenaikan tunjangan operasional bagi kader jumantik ini diperlukan mengingat tugas dan tanggung jawab mereka cukup berat.

Wali Kota Jaktim Tandatangani Komitmen Sapu Bersih Jentik Nyamuk

"Mereka menyampaikan Rp 500 ribu untuk mengelilingi minimal 40 rumah dalam sepekan cukup berat. Untuk itu saya usulkan operasional mereka dinaikan," tuturnya.

Ia menilai, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah selayaknya memberi perhatian lebih kepada para kader jumantik. Terlebih, di musim pancaroba saat ini mereka diberikan tugas lebih untuk memberantas jentik nyamuk Aedes Aegypti.

"Jadi saya minta proporsional kewajiban yang dilakukan kader dengan operasional yang diberikan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6855 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3307 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2125 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1893 personAnita Karyati