You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
RAPBD DKI 2018 Ditarget Rampung 27 November
photo Doc - Beritajakarta.id

RAPBD DKI 2018 Ditarget Rampung 27 November

Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta berkomitmen untuk menyelesaikan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2018 tepat waktu.

Insya Allah di 27 November bisa kita sahkan. Kita kerja marathon

Sesuai ketentuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), batas waktu pembahasan KUA-PPAS menjadi Rancangan APBD DKI tahun 2018, akhir November 2017.

"Insya Allah di 27 November bisa kita sahkan. Kita kerja marathon," ujar Prasetio Edi Marsudi, Ketua DPRD DKI Jakarta, Jumat (3/11).

DPRD akan Dalami Usulan Kenaikan Nilai KUA-PPAS 2018

Pria yang akrab disapa Pras ini meyakini target pengesahan akan tercapai. Mengingat seluruh jadwal pembahasan telah ditetapkan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI. 

Ia juga memastikan pembahasan tidak akan terganggu jadwal kunjungan kerja pimpinan dan anggota dewan, baik ke luar maupun dalam negeri sepanjang November ini.

"Karena kita sudah atur semua.  Saya jamin tidak akan ada kekosongan saat pembahasan KUA-PPAS," tandasnya.

Seperti diketahui, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI Jakarta mengusulkan KUA-PPAS DKI tahun 2018 sebesar Rp 76,78 triliun. Nilai tersebut diusulkan setelah ada revisi tentang potensi peningkatan pendapatan daerah dari sektor pendapatan pajak.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2036 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1003 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye902 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye890 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye783 personFakhrizal Fakhri