You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi D minta Dinas Kehutanan Tambah Lahan Pemakaman
photo Doc - Beritajakarta.id

Komisi D Minta Dinas Kehutanan Tambah Lahan Pemakaman

Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta meminta Dinas Kehutanan untuk menambah lahan pemakaman.

Kami akan lebih berkomunikasi secara instensif antara SKPD terkait dan Dewan, sehingga kami bisa menindaklanjuti

Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta, Imam Satria mengatakan, Dinas Kehutanan harus fokus dalam pengadaan lahan pemakaman. Selain itu, perawatan taman juga harus menjadi perhatian serius.

"Saat reses kita menerima keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapat lahan untuk makam," ujar Iman, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (7/11).

67 Persen Makam Fiktif di DKI Sudah Dibongkar

Dijelaskannya, terkait kebutuhan anggaran untuk pembenasan lahan masih bisa dibicarakan. Terpenting, SKPD harus tahu arah kerjanya.

"Kebutuhan akan lahan pemakaman ini kami minta segera ditindaklanjuti dengan baik," terangnya.

Sementara, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup‎ Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Gamal Sinurat menginginkan, suku dinas di masing-masing wilayah dapat cepat merespons keluhan masyarakat.

"Saya minta SKPD terkait melakukan komunikasi intensif dengan DPRD agar permasalahan ini bisa segera ditindaklanjuti," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1177 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1091 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1058 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye916 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye887 personAnita Karyati