You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Lagi, Dua Obyek Penunggak Pajak Dipasangi Stiker
photo Nurito - Beritajakarta.id

Petugas Sambangi 10 WP Penunggak PBB P2 di Jakut

Petugas dari Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara mendatangi 10 wajib pajak (WP) di Kelapa Gading Barat yang menunggak kewajiban pembayaran pajak bumi dan bangunan perkotaan dan perdesaan (PBB P2).

Nilai tunggakannya mencapai Rp 3,1 miliar

Sebanyak 15 petugas gabungan langsung menyambangi objek pajak. Dari 10, delapan di antaranya bersedia membuat surat pernyataan untuk segera melunasi pajaknya. Sementara dua lainnnya tidak membuat pernyataan.

"Ada 10 wajib pajak di Kelapa Gading Barat yang belum melunasi kewajibannya sejak 2006 hingga 2017 ini. Nilai tunggakannya mencapai Rp 3,1 miliar. Namun saat akan dipasangi stiker, delapan WP membuat surat pernyataan," kata Walden Nahdeak, Kepala UPPRD Kecamatan Kelapa Gading, Rabu (8/11).

UPPRD Jaksel Pasang 19 Plang Penunggak Pajak

Untuk yang tidak ada pernyataan kesanggupan melunasi tunggakan, Walden langsung memerintahkan petugasnya untuk memasang stiker penunggak PBB P2. 

"Kerjasama pihak kecamatan kita apresiasi, mereka sangat membantu dalam penagihan pajak. Ini sangat membantu dalam mendongkrak perolehan pajak kita," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6901 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5680 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3513 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2132 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1896 personAnita Karyati