You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi B Minta 6 BUMD Untuk Mandiri Dalam Permodalan Perusahaa
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

BUMD Diminta Gunakan PMD Secara Efektif

Enam Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) diminta menggunakan anggaran Penyertaan Modal Daerah (PMD) secara efektif.

Pada akhirnya, BUMD bisa menghasilkan permodalan sendiri atau menjalin kerja sama usaha dengan pihak lain

Adapun keenam BUMD tersebut yakni, PD Dharma Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Jakarta Tourisindo, PT Jakarta Propertindo, PT MRT Jakarta, dan PD Pembangunan Sarana Jaya.

Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi DKI, Darussalam menuturkan, PMD harus dapat dioptimalkan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.

Komisi C Minta BUMD Tingkatkan Setoran Deviden

"Permintaan PMD harus dibarengi dengan penggunaan yang efektif," kata Darussalam, usai melakukan rapat dengan enam BUMD tersebut, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/11).

Dijelaskannya, jika PMD sudah bisa digunakan secara efektif untuk meningkatkan pendapatan perusahaan, maka ke depan BUMD bisa lebih mandiri.

Sementara, Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo (Jaktour), Geraard Jeffrey Zacharias Rantung menambahkan, permintaan dari Dewan ini sejalan dengan keinginan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Kami optimistis, walaupun tanpa PMD operasional tetap berjalan. Caranya, dengan meningkatkan revenue dan menjalin kerja sama dengan pihak ketiga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1259 personNurito
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1230 personAnita Karyati
  3. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye984 personNurito
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye980 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye939 personDessy Suciati