You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tiga Pintu Air di Ibukota Berstatus Siaga 3
photo Doc - Beritajakarta.id

Tiga Pintu Air di Ibukota Berstatus Siaga 3

Tingginya curah hujan di kawasan hulu menyebabkan tiga pintu air di Ibukota berstatus siaga 3 pagi ini. Sementara pintu air lainnya berstatus siaga 4 atau dalam kondisi aman.

Update pukul 06.00 pagi ini, tiga pintu air berstatus siaga tiga

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, ketiga pintu air yang berstatus siaga 3 masing-masing Pintu Air Karet setinggi 450 sentimeter, Pintu Air Angke Hulu setinggi 150 sentimeter dan Pintu Air Pasar Ikan setinggi 177 sentimeter.

"Update pukul 06.00 pagi ini, tiga pintu air berstatus siaga tiga," ujar Desmanto, Petugas Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Jumat (10/11).

13 Rumah Pompa di Penjaringan Siap Dioperasikan

Ia menyebutkan, pintu air lainnya yang masih berkondisi normal seperti Bendung Katulampa setinggi 40 sentimeter, Pintu Air Depok setinggi 120 sentimeter, Pintu Air Manggarai setinggi 730 sentimeter.

Kemudian Pintu Air Krukut Hulu setinggi 80 sentimeter, Pintu Air Pesanggrahan 110 sentimeter, Waduk Pluit -180 sentimeter, Pintu Air Cipinang Hulu setinggi100 sentimeter dan Pulogadung setinggi 330 sentimeter.

"Kami akan terus melakukan pemantauan tinggi muka air dari hulu ke hilir dan menginformasikan kepada masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1203 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye992 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye785 personFakhrizal Fakhri
close