You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 20 Ribu Bibit Ikan Ditebar di Kolam RPTRA Gerbang Sari
photo Suparni - Beritajakarta.id

20 Ribu Bibit Ikan Ditebar di Kolam RPTRA Gerbang Sari

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur hari ini menebar 20 ribu bibit Ikan Nila dan Ikan Mas di kolam Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Gebang Sari, Bambu Apus, Cipayung.

Tahun ini sudah 670 ribu bibit disebar di setiap setu dan kolam RPTRA di Jakarta Timur

"Tahun ini sudah 670 ribu bibit ditebar di setiap setu dan kolam RPTRA di Jakarta Timur," ujar Bambang Musyawarna, Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (7/12).

Ia menuturkan, kolam dan setu yang sudah ditebar bibit ikan sejak tiga bulan lalu ini bisa digunakan warga untuk memancing. Artinya ikan yang ada dibolehkan untuk dibawa dan dikonsumsi warga.

100 Ribu Bibit Ikan Ditebar di Waduk Setu

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Agung Priambodo menambahkan,  670 ribu bibit ikan tersebut telah ditebar di sembilan setu dan kolam RPTRA.

Antara lain di Setu Halim, Setu Munjul, Setu Agrowisata, Setu Cibubur, RPTRA Bambu Apus, RPTRA Pinang Ranti, Setu Pinang Ranti dan Setu Yonif 201.

"Pertengahan Desember ini kita akan kembali tebar 100 bibit Ikan Nila di Setu Yonif 201," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6983 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5732 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4364 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2164 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2050 personDessy Suciati