You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Stok Barang Kebutuhan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru Mencukupi
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pemkot Jaktim Pantau Stok dan Harga di Pasar Klender SS

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur melakukan pemantauan stok dan harga, khususnya komoditas yang menjadi kebutuhan pokok di Pasar Klender SS, Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur.

Kita lakukan pemantauan karena saat ini sudah mendekati Natal dan Tahun Baru

Wakil Wali Kota, Jakarta Timur, Muhammad Anwar menuturkan, dari hasil pemantauan yang dilakukan, diketahui stok masih mencukupi. 

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Jakbar Masih Wajar

"Kita lakukan pemantauan karena saat ini sudah mendekati Hari Natal dan Tahun Baru," kata Anwar, Jumat (15/12).

Ia menambahkan, dari hasil pemantauan ini segera akan dilakukan evaluasi.

"Kita akan evaluasi lebih lanjut untuk memutuskan perlu tidaknya dilakukan operasi pasar," terangnya.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Agung Priambodo menambahkan, pengawasan lebih difokuskan kepada pangan strategis seperti, daging sapi, daging ayam, telur, ikan, dan beras.

Sementara, Kapolsek Cakung, Kompol Suyoto menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir terjadinya pelanggaran penimbunan yang memicu terjadinya kenaikan harga.

"Kalau ada temuan pasti akan kita proses sesuai prosedur hukum yang berlaku," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1184 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1163 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye950 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye934 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye848 personBudhi Firmansyah Surapati