You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Anies Pimpin Apel Bela Negara di Monas
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Anies Pimpin Apel Bela Negara di Monas

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjadi inspektur upacara Apel Bela Negara ke 69 yang digelar Kementerian Pertahanan di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (19/12). 

Bela negara tidak hanya diartikan sebagai perjuangan fisik, bukan hanya kegiatan keamanan dan pertahanan, tapi bela negara diartikan di semua aspek

Anies yang membacakan sambutan Presiden Joko Widodo mengatakan, momen ini mengingatkan semua bahwa kemerdekaan dan tegaknya Republik Indonesia diraih melalui perjuangan semesta. 

Anies Ajak Pemilik Kendaraan Lakukan Uji Emisi

Dijelaskan Anies, perjuangan semesta berarti semua kelompok terlibat dalam pembelaan negara. Tidak hanya menjelang dan sesudah proklamasi, perjuangan memerdekakan bangsa sudah dilakukan sejak ratusan tahun sebelumnya.

"Bela negara tidak hanya diartikan sebagai perjuangan fisik, bukan hanya kegiatan keamanan dan pertahanan, tapi bela negara diartikan di semua aspek," tambahnya.

Menurut Anies, tantangan saat ini adalah mengentaskan kemiskinan, ketimpangan, menciptakan keadilan dan bisa menjadi bagian dari dunia. Karena itu, peringatan bela negara merupakan kesempatan yang baik menyadarkan apa yang perlu dilakukan untuk bangsa dan negara Indonesia.

"Bagi anak muda bisa berjuang dengan beraktivitas, ciptakan karya baru membuat negara lebih maju, lebih sejahtera," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye952 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati